Matius 18:19-20 (TB) Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.
Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.
Persekutuan berbicara tentang suatu perkumpulan orang-orang lebih dari satu atau dua orang di mana tempat mengadakan curahan isi hati kepada satu sama yang lain. Saling mengasihi, saling menghormati, Yang satu berbicara dan yang lain mendengarkan dan melakukannya di dalam satu tujuan satu program.
Dalam nats Firman Tuhan Matius 18:19-20 ini berbicara mengenai kesatuan hati antara satu sama lain; " jika dua orang daripadamu di dunia ini SEPAKAT meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapak-Ku yang di sorga."
Kata "SEPAKAT" berbicara mengenai sehati, sepikir, sejiwa dan seroh untuk melakukan sesuatu dan/atau meminta sesuatu kepada Allah Bapa di sorga.
Mengapa kita butuh SEPAKAT atau sehati, sepikir, sejiwa dan seroh ? "Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ aku ada di tengah-tengah mereka."
Ada tiga hal yang penting sekali bagi kita untuk membangun persekutuan yang baik dengan Allah maupun dengan saudara seiman kita:
1. Persekutuan dengan Allah melalui doa. (Mat 6:9-13) tentang "Doa Bapa Kami"
Doa atau dialog antara manusia dengan Allah.
Bagaimana cara berdoa kita?
Kita harus datang dan masuk dalam hadirat Allah dengan darah Yesus, Kemudian kita bicara kepada Bapa tentang kebutuhan-kebutuhan kita dengan orang lain. Kemudian kita menanti-nantikan Tuhan untuk mendengarkan Tuhan berbicara kepada kita.
Bagaiman Allah berbicara kepada kita?
Sambil percaya kepada Allah dan dengan tenangkan hati, jiwa dan roh seketika itu Allah datang berbicara kepada kita.
2. Persekutuan dengan Allah melalui membaca dan merenungkan Firman Tuhan. (Yohanes 1:1-14)
Allah berbicara kepada kita melalui Firman-Nya.
Yohanes 1:1 (TB) Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
Oleh sebab itu, setiap kali membaca Firman Tuhan, perlu tanyakan 4 hal:
-Apa yang Allah katakan kepada saya?
-Saya harus bertobat dari dosa apa?
-Perinta apa yang saya harus lakukan? dan
-Janji-janji apa yang Tuhan Allah berikan kepada saya?
Persekutuan dengan Firman Tuhan akan menghasilkan Iman yang membawa kita taat dan menang atas persoalan hidup kita.
3. Persekutuan dengan saudara seiman.
Ibrani 10:24-25 (TB) Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik.
Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.
Agar supaya kita saling menasehati, saling menegur, saling melayani dan saling mengasihi di antara satu dengan yang lain.
Kesimpulan:
"Jadikanlah Persekutuan dengan Allah sebagai prioritas utama dan persekutuan dengan manusia atau saudara seiman sebagai prioritas yang berkutnya."
Semoga renungan ini menjadi berkat untuk kita sekalian.
Edo

Tidak ada komentar:
Posting Komentar